14 September 2014

'Gagak' Burung Pembawa Pesan Kematian

Gagak 
(image source: fotohewan.info)

Gue punya beberapa pengalaman "Nyata" tentang yang namanya mitos burung gagak ini, yang menurut mitos yang beredar di masayarakat Bali sebagai burung pembawa pesan kematian

Dikatakan jika suatu ketika burung ini bertengger sambil bersuara di dekat rumah atau pun tidak sengaja melihat burung ini melintas diatas rumah, percaya atau pun tidak, maka beberapa hari kemudian kemungkinan besar ada sanak saudara atau kerabat kita akan ada yang pergi meninggal kita selama-lamanya alias meninggal dunia.

Hal ini pun gue buktikan kebenaranya. Entah itu kebetulan atau tidak, yang pasti pada akhirnya gue berpendapat bahwa mitos itu benar adanya setelah menyadari beberapa kali mengalaminya sendiri.

Kejadian pertama
Berawal di pertengahan tahun lalu. Ketika kira-kira pada saat tengah hari ketika gue bersih-bersih kamar bokap gue untuk menyambut kepulangannya dari opname 2 minggu lebih dirumah sakit.
Sebelumnya, kebetulan di rumah sakit yang sama, kakek (saudara dari kakek gue) tiba-tiba masuk rumah sakit juga, yang memang sedang sakit sebelumnya. Sempat dikatakan pingsan hingga pada akhirnya keluarga membawa ke rumah sakit yang sama dengan bokap gue, yang letak rumah sakit ini tidak jauh dari rumah gue.
Hingga hari berikutnya mendengar kabar bahwa kakek pun harus dirawat di ruang ICU.  

Kembali saat tengah hari itu. Waktu gue keluar rumah sebentar, gue melihat seekor gagak dengan suara khasnya melintas diatas rumah begitu polosnya. Sepontan gue teringat akan mitos-mitos tentang burung ini yang pernah diberi tau oleh orangtua kepada gue.
Gue yang bersama nyokap saat itu, bertanya padanya (percakapan menggunakan Bahasa Bali yang udah gue translate). 

Gue: 'Ma, aku barusan liat burung gagak lho...'
Nyokap: 'Oh, mungkin bakal ada yang akan meninggal.'
Gue: 'Siapa iya ma?' Tanya gue pensaran.
Nyokap: ‘Mungkin masih ada hubungan saudara kita.' Begitu katanya.

Hingga berapa hari kakek yang berada menjalani rawat inap di ruang ICU, hingga akhirnya kakek pun harus dipanggil Sang Pencipta meninggalkan kita sekeluarga.

Kejadian kedua.
Hari minggu pagi, bulan februari lalu, ketika gue dan keluarga gue melakukan kegiatan gotong royong bersih-bersih di Merajan Gede (tempat suci keluarga besar), karena seminggu lagi akan dilakukan upacara Piodalan di Merajan.
Singkat cerita saat menjelang selesainya kegiatan bersih-bersih. Tiba-tiba 4 ekor gagak pun terbang lewat diatas kita. Kebetulan Pak Tut Juni gue pun melihatnya juga, sontak berkata,
'1, 2, 3, 4. 4 ekor. Duh, empat orang bakal ada yang meniggal!' Begitu katanya sepontan.
Gue pun teringat kejadian tahun lalu itu lagi, saat kejadian pertama melihat burung itu. Apakah ada pesan secara tidak langsung melalui burung ini? Apakah akan ada keluarga atau kerabat akan meninggal? Mengingat sebelumnya di desa gue hampir tiap minggu ada aja yang meninggal dunia.
Tiga minggu berlalu setelah kejadian itu, hingga kenyataan itu pun terjadi. Nenek gue (Ibu dari bokap gue) meninggal kan kita sekeluarga. Gue sempat terkejut, sebab sebelumnya nenek tidak mengeluhkan sakit yang keras, selain kakinya yang sakit saat itu dan tidak bisa berjalan. Takdir memang berkata lain, mungkin sudah waktunya Tuhan memanggil beliau.
Sedih juga rasanya, tapi sekarang nenek sudah tenang dalam perinstirahatan abadinya.

Kejadian Ketiga
Kejadian ini baru  bulan kemarin. Pagi itu gue lagi nyuci baju, yang tempat gue nyuci berada diluar rumah. Selang beberapa menit, tiba-tiba dari langit arah langit terdekar suara 'Gwaakk..Gwaakk..' Gue pun melihat keatas, seekor burung item terbang lewat diatas gue. Gue yang juga bersama nyokap yang tidak jauh dari gue memberitahukannya.
Gue: 'Wah ma, ada burung gagak lewat.'
Nyokap: 'Akan ada yang meninggal, saudara dekat ataupun jauh.' Begitu kata beliau ke gue saat itu.
Gue: 'Ohh.. Siapa ya ma?' Gue bengong sebentar'.

Hingga dua hari berikutnya pagi harinya gue mendengar kabar bapak mertua dari tante gue meninggal.
Dua hari berkutnya, waktu gue gak sengaja buka FB sekedarnya, Disitu gue melihat status salah satu temen di FB, gue baru mengetahui bahwa adek kelas waktu SMP yang pernah satu jemputan bersama gue (maaf gue gak menyebutkan namanya) dikabarkan meninggal karena sakit dan anehnya hari meniggalnya itu setelah gue melihat burung gagak itu.
Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan semoga Dia diterima disisi-Nya. Astungkara.

Mungkin kejadian-kejadian berikutnya akankah gue alami lagi? entahlah hanya Tuhan yang tau.

Melihat pengalaman gue alami diatas, gue menarik kesimpulan bahwa pesan kematian yang disampaikan melalui burung gagak ini, mungkin bahwa ini adalah salah satu cara Tuhan untuk memberitahukan kepada kita selaku ciptaaan-Nya.
Sobat boleh percaya boleh tidak itu kembali lagi ke sobat.

Nah, ada mengalami hal yang serupa seperti gue? 


Artikel Terkait:

+ comments + 1 comments

August 8, 2017 at 1:39 PM

tempat kami pun sangat kental sekali,.dan satu lagi bukan selamanya alarm kematian, tapi mereka juga bersuara tuk memuji Sang Pencipta.

Terimakasih Rino Sogen atas Komentarnya di 'Gagak' Burung Pembawa Pesan Kematian

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar sobat untuk postingan ini.
*Komentar berbau Spam akan segera dihapus.

Powered by Blogger.